2 hari 1 Malam – TIRTA YATRA NUSA PENIDA

KHUSUS AGAMA HINDU

HARI 1 :

Kami akan menjemput Anda dan sekelompok pemedek di tempat yang telah dijanjikan sebelumnya dan mengantar Anda ke pelabuhan
Persimpangan akan dilakukan dengan menggunakan kapal cepat yang nyaman
Tiba di pelabuhan Nusa Penida Sopir kami siap dan siap untuk memulai wisata religius Anda di Nusa Penida
Mengunjungi goa gua Giri Putri (adalah sebuah gua yang memiliki celah masuk kecil tetapi di dalam ada banyak ruang yang dapat menampung lebih dari 1000 orang)
Mengunjungi Pura Puncak Mundi Namitu Pura yang terletak di desa datar Batu kandik, tepatnya di puncak mundi
Peserta akan melakukan makan siang di tempat sambil menikmati pemandangan alam yang indah yang masih indah dari ketinggian
Perjalanan akan dilanjutkan menuju Pura Dalem Ped, sebuah kuil yang terkenal dengan kekuatan magisnya .. terletak di kecamatan des aped nusa penida,
Pemedek akan melakukan pekemitan di pedet candi dalem
HARI KE-2 :

Sopir kami akan mengambil kelompok dan akan dikirim ke Pelabuhan
Setelah pelabuhan Fast Boat siap dan tidak perlu menunggu lama .. sebentar lagi kita akan antar Anda ke pelabuhan kusamba klungkung
Sesampainya di Bus, Anda tidak perlu menunggu lama lagi
Kami akan mengantar Anda ke tempat area persiapan sebelumnya
Deskripsi Tur:

# 1 Pura Goa Giri Putri

Menyembah Di Gua Goa Terbesar Di GoaPiri Goa Giri Putri Di Bali, ada banyak gua yang berfungsi sebagai tempat pemujaan. Di salah satu gua di Nusa Penida, ada Pura Goa Giri Putri. Keunikan apa yang bisa diamati dari keberadaan PuraKahyangan Jagat yang terletak di Dusun Karangsari, Desa Pakraman Suana, Kecamatan NusaPenida, Kabupaten Klungkung? Dikatakan bahwa pada zaman Neolitik, manusia hidup tanpa norma, tanpa aturan, sampai ada pola normatif homo-homini lupus - satu orang menjadi "serigala" untuk yang lain, maka hukum rimba, yang kuat

Dia menang. Setiap orang berusaha untuk tetap hidup dari keganasan alam, seperti amarah binatang buas, hujan deras, beban angin, dan sinar matahari. Kemudian mereka membutuhkan tempat dan urin keturunan demikeberl secara langsung. Selain menggunakan gua semacam itu, gua juga dikatakan sebagai tempat pemenjaraan untuk memohon karunia langsung para dewa. Di dalam gua umumnya ada sungai, kelelawar, ular, dan stalagnit (sedimen batuan yang tumbuh dari bawah gua ke arah langit-langit gua) dan stalagtit (endapan yang menyerupai batu, muncul dari dinding / langit-langit gua ke gua). perkembangannya, kelangsungan hidup manusia pola hidup baru dengan pola pemukiman permanen serta dukungan teknologi sehingga dalam rangka mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Dia menang. Setiap orang berusaha untuk tetap hidup dari keganasan alam, seperti amarah binatang buas, hujan deras, beban angin, dan sinar matahari. Kemudian mereka membutuhkan tempat dan urin keturunan demikeberl secara langsung. Selain menggunakan gua semacam itu, gua juga dikatakan sebagai tempat pemenjaraan untuk memohon karunia langsung para dewa. Di dalam gua umumnya ada sungai, kelelawar, ular, dan stalagnit (sedimen batuan yang tumbuh dari bawah gua ke arah langit-langit gua) dan stalagtit (endapan yang menyerupai batu, muncul dari dinding / langit-langit gua ke gua). perkembangannya, kelangsungan hidup manusia pola hidup baru dengan pola pemukiman permanen serta dukungan teknologi sehingga dalam rangka mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Meskipun kehidupan lebih modern, tetapi kenyataan menunjukkan bahwa tradisi prasejarah atau budaya di dalam gua masih ada dengan fungsi yang terus berevolusi atau berubah. Kata "giri" sendiri berarti gunung, gunung atau bukit, sedangkan "putri" berarti wanita. Dalam konsep Hindu, "putri" adalah nama simbolis untuk kekuasaan, keibuan, atau kewanitaan Tuhan. Jadi Giri Putri Goa adalah ruang atau ukuran tertentu sebagai tempat untuk tinggal kekuatan Tuhan dalam manifestasinya seorang wanita (disebut Hyang Giri Putri), tidak ada yang lain adalah salah satu keajaiban kekuatan Tuhan dalam wujud-Nya sebagai Siwa .

Di sini, Giri Putri adalah nama yang diberikan kepada satugoa terbesar yang terletak di Pulau Nusa Penida. Tiga Pura Pada Purnama Kalima Wraspati Kliwon Klawu, 25 Oktober 2007, adalah puncak KaryaAgung Mamungkah Ngenteg Linggih, Mapeselang Prayungan, lan Pedanan-danan. Piodalan di kuil yang dilantik oleh 210 KK Krama Desa Pakraman Karangsari dilakukan setiap tahun, yaitu di Purnama Kadasa. Jika orang Bali ingin bertirtayatra di sana, maka tiga purautama yang menjadi tujuannya adalah Pura Giri Putri, Pucak Mundi, dan Dalem Ped. Biasanya mereka bermalam di Dalem Ped karena tempat yang lebih luas, fasilitas mandi dan buang air besar. Pedagang terlalu banyak, dan suhu udaranya relatif tidak terlalu dingin.

# 2 PURA PUCAK MUNDI

Yang dapat ditemukan di Pura MundiBiasanya Hindu yang melakukan tirta yatra ke Nusa Penida, akan berdoa ke Pura Puncak Mundi terlebih dahulu, kemudian ke Pura Dalem Ped. Pura Puncak Mundi terdiri dari tiga candi dari Pura Beji di mana doa pertama, Pura Krangkeng dan Pura Mundi yang merupakan stana Ida Batara Lingsir. Di Pura Puncak Mundi, ada bangunan padmasana yang unik dengan empat jahitan

Regular Price :

  • 1 pax = 2100k / pax
  • 2 pax = 1650 k / pax
  • 3 pax = 1580k k / pax
  • 4 pax = 1545 k / pax
  • 5 pax = 1470 k / pax
  • 6 pax = 1435 k / pax
  • 7 pax = 1385k / pax
  • 8 Pax = 1360 k / pax
  • 9 pax = 1320 k / pax
  • 10 pax = 1295 k / pax
  • 11 pax = 1235 k / pax

NB: Tour dapat berupa permintaan dengan hotel atau tiket penerbangan, dengan harga murah karena kami telah bekerja sama dengan semua maskapai penerbangan dan hotel hotel di Indonesia dan luar negeri dengan harga di bawah harga penerbitan.

Termasuk:

Transportasi mobil / bus bersih
Sopir berbahasa Inggris yang baik
1 x makan siang restoran dedari
1 x makan siang Lake View Kntamani
2 x makan malam restoran Menega jimbaran
Semua pintu masuk destinatin di atas
Restribusi parkir
4 bot Air mineral selama tur
Tidak termasuk:

Biaya pribadi selain biaya sudah tercakup di atas
Kiat pengandar

BOOK NOW

Other Special Tours